Olahraga merupakan aktifitas fisik yang membutuhkan pergerakan yang leluasa, mengeluarkan keringat banyak dan tentu saja menjadikan tubuh akan terasa lebih panas. Karena itu untuk aktifitas olahraga diperlukan pakaian yang benar-benar pas sehingga diperlukn perhitungan dalam merancang desain seragam olahraga.

Pakaian tidak hanya memiliki fungsi menutup tubuh atau menutup aurat bagi muslim, namun ada segi estetika yang di tampilkan. Segi inilah yang akan menjadikan enak dipandang, nyaman dan bisa menimbulkan rasa percaya diri bagi pemakainya. Apalagi dengan balutan brand terkenal, pasti pemakainya akan bertambah semangat ketika berolahraga.

Ada beberapa tips merancang desain seragam olahraga yang bisa di jadikan acuan ketika merancang seragam olahraga. Anda bisa menyampaikan hal ini kepada perusahaan konveksi seragam sebagai referensi jika akan membuat seragam olahraga. Inilah ulasannya.

Merancang Desain Seragam Olahraga
Jersey Sepakbola memiliki desain dengan kobinsi yang khas. Sumber Unsplash

1. Buat Desain Yang Longgar

Mungkin banyak sekali desain seragam olahraga dengan model ketat yang bisa dijadikan pilihan. Namun yang perlu diperhatikan adalah saat melakukan aktivitas fisik, tubuh membutuhkan ruang gerak yang luas. Dengan mengenakan pakaian ketat, anda akan merasa tidak leluasa ketika bergerak padahal olahraga adalah aktifitas bergerak.

Jika olahraga yang anda lakukan adalah bersepeda terutama roadbike, maka pada pakaian seperti celana harus ketat karena rawan tersangkut ketika melakukan aktififtas bersepeda. Begitu juga dengan olahraga renang. Justru olahraga renang memerlukan pakaian yang ketat agar ketika berenang pakaian akan terasa lebih ‘licin’ dan tidak menjadikan beban karena kurangnya sifat aerodinamis.

2. Pilih Kain Yang Menyerap Keringat

Karena olahraga menjadikan tubuh berkeringat berlebih maka sebaiknya memilih kain yang mampu menyerap keringat dengan baik. Kain yang mudah menyerap keringat adalah yang berasal dari serat katun atau cotton. Cotton biasanya digunakan untuk bahan kaos distro namun anda bisa memilihnya sebagai kaos olahraga karena mampu menyerap keringat.

Namun ada opsi lain untuk penggunaan bahan seragam olahraga. Terkadang seragam olahraga justru dibuat dengan kain yang tidak mudah menyerap keringat. Alasannya adalah selain harganya lebih murah, kain yang tidak menyerap keringat seperti kain hyget atau sejenisnya akan terasa lebih ringan ketika dikenakan dan tidak menimbulkan kesan basah kuyup ketika pemakainya berkeringat cukup banyak.

Opsi lainnya adalah dengan menggunakan kain yang biasanya dipakai untuk membuat jersey. Kain tersebut biasanya memiliki pori-pori yang besar, tidak terlalu tebal dan ringan sehingga ketika dipakai untuk berolahraga keringat akan cepat menguap. Keunggulan lainnya adalah kain ini bisa di buat motif dengan cara print digital.

3. Pilih kain Yang Stretchable

Apa jadinya jika pakaian olahraga yang anda pakai tiba-tib sobek ketika dipakai untuk aktifitas olahraga? Jika hal ini terjadi di tempat umum pasti akan malu. Untuk itu piihlah kain yang lentur sehingga ketika digunakan untuk gerakan tertentu tidak mudah sobek atau jahitannya rusak. Apalagi jika olahraga yang anda lakukan seperti senam aerobik atau parkour.

Lentur berbeda dengan melar, karena ada beberapa jenis kain yang bisa melar namun kain tersebut tidak kembali pada kondisi semula. Pilihlah kain yang jika ditarik akan melar namun jika dilepas kembali kepada kondisi semula.

4. Tentukan Warna Kain Yang Sesuai

Ternyata warna mampu mempengaruhi suasana hati pada saat berkegiatan terutama saat olahraga. Warna merah konon mampu membangkitkan semangat dan keberanian. Dengan warna tersebut seorang atlit dapat terpacu semangatnya. Karena itulah dalam budaya china selain warna emas, merah adalah warna yang difavoritkan.

Sedangkan warna orange mampu menstimulasi antusiasme dan kreativitas dan merupakan simbol ketahanan dan vitalitas. Leslie Harrington, eksekutif direktur Color Association of The United States juga menyatakan bahwa orange adalah warna yang lebih santai dan menyenangkan dipakai untuk kegiatan yang aktif. Tak hanya bisa meningkatkan energi, warna orange juga bisa mengurangi rasa minder sehingga menjadikan optimis saat bertanding.

Atau anda bisa memilih warna netral seperti hitam atau putih. Warna hitam atau putih terlihat lebih netral namun perlu dipertimbangkan lagi mengenai efek panas yang ditimbulkan oleh warna hitam ketika dipakai di lapangan terbuka dan mudahnya terkena kotoran untuk penggunaan seragam olahraga dengan warna putih. Sehingga hal ini perlu di perhatikan, cabang olahraga apa yang digeluti.

5. Buat Kombinasi Warna Yang Pas

Biasanya seragam olahraga satu stel atasan dan bawahan tidak hanya memakai satu warna saja. Bahkan pada bagian atasan atau bawahan saja bisa menggunakan kombinasi lebih dari satu jenis kain. Hal ini untuk menambah estetika atau penampilan. Kombinasi pada bawahan seragam olahraga, atau biasa disebut dengan celana training, meskipun hanya berupa list dengan warna beda mampu membedakan antara pakaian yang dipakai untuk olahraga dengan pakaian formal. Karena itu sebelum memasuki proses produksi konveksi seragam olahraga, desain harus benar-benar tepat.

Merancang Desain Seragam Olahraga
Pakaian olahraga bersepeda. Sumber Unsplash

Jika pakaian olahraga yang dibuat hanya datar saja tanpa diberi kombinasi akan terlihat aneh. Selain itu pemberian kombinasi warna pada seragam bisa menginformasikan identitas suatu tim olahraga seperti tim sepakbola. Karena tidak jarang antara tim satu dengan yang lain memiliki seragam olahraga dengan warna yang sama, dan untuk membedakannya dibuat kombinasi dengan warna dan bentuk lain.

Open chat
Klik langsung pesan baju