Sablon kaos yang memiliki kualitas terbaik ternyata masih dipegang oleh sablon dengan cara manual, meskipun saat ini banyak beredar produk print kain. Menyablon kaos dengan cara manual bahkan banyak dilakukna oleh UKM tekstil yang bergerak dalam bidang produksi kaos atau jasa sablon. Dengan modal yang tidak terlalu besar usaha sudah bisa dijalankan.

Pada artikel kali ini kami akan mengupas langkah-langkah menyablon kaos dengan cara manual bagi pemula. Namun untuk hasilnya jangan berkecil hati jika belum baik. Semua usaha distro, konveksi seragam ataupun butik yang besar pada hari ini tentu melewati usaha kecil dan melewati fase mencoba. Untuk lebih jelasnya inilah langkah menyablon kaos dengan cara manual.

Menyablon Kaos Dengan Cara Manual
Proses sablon manual. Sumber Unsplash

1. Persiapan Alat dan Bahan

Untuk menyablon kaos dengan cara manual anda memerlukan alat-alat sebagai berikut :

  • Screen khusus sablon kaos
  • Rakel
  • Alat penyemprot air (tudor)
  • Hairdryer (opsional)
  • Kaca atau selotip
  • Busa dakron (opsional)
  • Lampu pijar yang terang

Sedangkan bahan yang di ginakan adalah :

  • Kaos yang akan di sablon
  • Emulsi
  • Tinta (rubber) dan pewarna (sendi)

Jika anda menginginkan sablonan berwarna putih anda cukup membeli rubber white saja.

Menyablon Kaos Dengan Cara Manual
Pewarna dan cat. Sumber Unsplash

2. Membuat Desain

Anda bisa memulai melakukan desain gambar atau grafis yang nantinya sebagai pola pada layar screen. Print desain tersebut pada kertas transparan menggunakan printer laser atau inkjet. Anda bisa mengeprint desain di jasa printer terdekat. Bisa juga dengan mengcopy desain yang telah ada di jasa fotocopy, agar kertasnya terlihat transparan olesi kertas dengan minyak kelapa atau minyak goreng. Agar emudahkan pengerjaan bagi pemula, sebaiknya desain cukup satu warna saja.

3. Membuat Film Pada Screen

Aduk emulsi dan campurkan dengan sensitixer sesuai dengan aturan pada kemasan. Setelah lapiskan emulsi yang telah tercampur tersebut di permukaan screen secara bola balik. Pastikan lapisan merata dan memenuhi permukaan jaring screen. Agar hasilnya bagus maka sebaiknya dibuat lapisan yang tipis namun rata. Lakukan hal ini di tempat yang redup.

Setelah screen dilapisi emulis dengan merata, maka diamkan screen agar lekas kering. Untuk mempercepat pengeringan, anda bisa menggunakan hairdryer. Pastikan screen dalam keadaan kering dan jangan sampai screen terkena sinar langsung baik sinar matahari atau lampu yang bersinar kuat.

Selanjutnya, letakkan screen dan kemudian letakkan kertas transparan berisi desain pada bagian screen yang sudah dilapisi emulsi foto, kemudian tempelkan kertas transparan pada screen menggunakan selotip. Atau bisa juga menumpuknya dengan kaca transparan. Agar lebih bagus hasilnya letakkan busa dakron pada bagian belakang screen.

Jika diurutkan maka urutan dari atas adalah kaca, kertas film, screen, busa dakron. Dan biasanya bagian bawah sendiri adalah triplek. Arahkan lampu pijar ke arah gambar, dan jangan nyalakan lampu apapun selain lampu pijar tersebut, kemudian tunggu hingga kira-kira 10-15 menit, kemudian tarik perlahan kertas transparan tersebut. Selain lampu pijar bisa juga dengan matahari langsung.

Nantinya akan melihat desain seakan terbakar dan menempel pada screen dalam bentuk semacam garis biru tipis di pinggiran gambar. Siram screen dengan air dingin. Pegang frame dan screen kemudian semprotkan air dingin menggunakan alat penyemprot sehingga nantinya emulsi foto akan mengelupas pada bagian desain dan lama kelamaan bentuk desain akan semakin jelas.

Jika desain sudah jelas, maka akan terlihat pada pola desain akan terliht tembus. Keringkan screen dengan cara diangin anginkan atau menggunakan hairdryer.

4. Memulai Proses Sablon

Pada proses penyablonan kaos akan dimulai, maka pertama-tama silahkan letakkan kaos polos pada bidang datar, kemudian letakkan screen di area yang akan disablon. Kemudian pada permukaan screen, tuangkan tinta sablon secara perlahan dengan arah horizontal, kemudian ratakan satu arah ke bawah dengan rakel hingga tinta melapisi screen dengan merata.

Setelah itu lapisi terus tinta ke atas, kiri, kanan, bawah menggunakan rakel yang sedikit ditekan supaya tinta dapat terdorong ke permukaan film pada screen dengan merata. Sebaiknya dalam proses perataan tidak harus berkali-kali karena terkadang jika dilakukan berkali-kali hasilnya akan banyak tinta yang merembes. Cukup sekali keatas dan sekali kebawah namun merata dan agak ditekan. Angkat screen perlahan dan Anda bisa lihat bahwa proses sablon sudah selesai, hanya perlu ditunggu hingga sablon kering.

Menyablon Kaos Dengan Cara Manual
Rakel harus ditekan. Sumber bsd.city

Biasanya pada penyablonan profesional, pada bagian dalam kaos akan di beri triplek yang telah diberi lem khusus sehingga kaos akan menempel pada triplek dan tidak akan bergeser ketika rakel diratakan diatas screen. Opsi ini bisa dilakukan untuk hasil yang lebih baik, karena jika kain begeser ketika rakel ditekan maka hasil akan terlihat memiliki bayang-bayang.

Menyablon kaos dengan cara manual sangat membutuhkan banyak latihan dan kesabaran, ketelitian dan kerajian sehingga semakin lama hasilnya akn semakin baik. Selain itu kebersihan peralatan juga harus diperhatikan karena peralatan yang kotor dan tertunda pembersihannya maka tinta akan mengeras dan akan sulit dibersihkan.

Itulah ulasan mengenai menyablon dengan cara manual untuk pemula dari kami. Anda bisa mencobnya dirumah dengan kaos yang tidak terpakai terlebih dahulu, jika hasilnya baik bisa mencobanya kembali menggunakan kaos polos yang bisa anda beli di toko pakaian. Semog artikel ini memberi manfaat bagi anda. Terima kasih.

Open chat
Klik langsung pesan baju