Kaos adalah jenis pakaian yang disukai oleh sebagian besar orang, baik pria ataupun wanita. Berbagai jenis kain bahan kaos digunakan untuk membuat kaos yang sesuai dengan selera pemakainya. Selain itu, yang menjadikan menarik dari jenis pakaian kaos adalah, pada sisi kaos bisa diberi sablonan yang desainnya bisa disesuaikan. Pembuatan sablon kaos, baik menyablon manual ataupun dengan mesin menjadi salah satu cabang bisnis tekstil yang berkembang cukup pesat.

Berkembangnya industri kaos tidak lepas dari keberadaan jenis kain bahan kaos yang bervariasi. Beragam jenis kain tersebut bisa berasal dari material alami, sintetis atau perpaduan dari keduanya. Pada artikel kali ini kami akan mengulas hal ini. Berikut berbagai macam jenis kain bahan kaos yang bisa anda jadikan pilihan dalam pembuatan kaos..

Jenis Kain Bahan Kaos
Kaos bahan katun masih menjadi yang favorit diantara bahan lain. Sumber Unsplash

1. Katun

Nama kain yang satu ini pasti sudah tidak asing. Ya, kain yang terbuat dari serat kapas ini memang dikenal sebagai jenis kain yang paling nyaman di kulit dan mempunyai daya serap keringat yang baik. Katun sering dijadikan sebagai pakaian sehari-hari, baik berbentuk blus, celana, rok dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, serat kain katun diketahui sebagai serat yang kuat sehingga kualitas kain dapat bertahan lama.

Seiring perkembangan teknologi, kain katun kini terdapat beragam jenis dan tidak lagi terbuat dari serat 100% alami. Anda dapat dengan mudah menemukan berbagai kain katun yang terbuat dari pencampuran serat kapas alami dan polyester. Hl ini selain untuk menekan harga juga akan memberikan rasa nyaman pada kaos yang berada di grade di bawahnya.

Tak perlu khawatir, meski terdapat pencampuran tersebut, katun tetap nyaman dijadikan pakaian yang dipakai untuk beraktivitas sehari-hari. Terdapat beberapa macam-macam katun yang paling baik untuk dijadikan bahan daily outfit, antara lain katun Paris, katun Jepang, katun ima, katun linen, katun twill, katun toyobo dan masih banyak lagi.

Salah satu bahan populer untuk kaos adalah katun combed atau cotton combed. Bahan kaos yang 100% dari serat kapas alam ini memiliki karakteristik relatif halus, dingin, nyaman dipakai, dan menyerap keringat. Cotton combed dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan gramasinya. Karena menyerap keringat, kaos ini cocok dipakai saat di pantai atau tempat panas lainnya.

Jenis dari cotton combed yaitu 20s, 24s, 30s, dan 40s. Semakin besar angkanya, maka semakin halus dan tipis bahannya, serta semakin mahal pula harganya. Kaos distro biasanya menggunakan jenis antara 20s sampai 30s sehingga kaos yang dipakai akan nyaman dan ringan.

2. Polyester

Bahan polyester memang memiliki harga yang lebih terjangkau daripada harga jenis bahan kaos lainnya. Namun kain ini memiliki kekurangan yakni bersifat panas dan kurang menyerap keringat. Karena itu bahan ini biasanya dikombinasikan dengan bahan katun agar lebih nyaman dipakai. Biasanya agar nyaman dipakai kombinasi dari kain polyester penggunaannya hanya sedikit.

Tapi meskipun begitu jenis kain polyester memiliki keunggulan bahan yang tak mudah kusut meskipun sudah dicuci berkali-kali. Kain ini biasanya diperlukan untuk produksi kaos secara besar-besaran seperti pada saat pemilihan umum atau promosi produk tertentu karena harganya lebih murah dan bisa di sablon.

3. Jersey

Jersey juga menjadi macam kain yang pas digunakan untuk pakaian olahraga atau sportswear. Biasanya yang paling umum adalah kaos pada kesebelasan sepakbola. Namun pada saat ini ada pula yang memproduksi gamis wanita menggunakan kain ini.

Kainn jersey memiliki sifat elastis, halus, tidak berbulu, cukup tebal dan mudah melar. Bahan jersey ini menempel dengan kulit, sehingga terkadang desain kaos yang menggunakan bahan jersey dibuat press body. Namun untuk penggunaan jersey untuk gamis dikarenakan kain ini bersifat nyaman dipakai dan memiliki varian ketebalan yang berbeda-beda, artinya kain jersey ubntuk bahan kaos olahraga akan berbeda dengan kain jersey untuk produksi gamis yang cenderung tidak ketat.

Namun kain yang bersifat jatuh ini terkadang menjadi masalah teersendiri jika digunakan sebagai bahan untuk pakaian gammis muslimah, karena mudah membentuk lekukan tubuh dimana pakaian muslimah tidak boleh membentuk lekukan tubuh. Jenis kain jersey yang mudah ditemukandi pasaran diantaranya adalah crepe, serena, drifit atau stella yang memiliki kualitas tinggi.

4. Viscose

Struktur kain viscose yang menyerupai kapas terasa lembut ketika terkena kulit di saat cuaca dingin. Sedangkan jika berada di cuaca yang panas, serat viscose membuat badan terasa hangat. Jenis kain yang satu ini bersifat lebih eksklusif karena tidak semua produk kaos menggunakannya.  Meskipun lebih mahal harganya, tetapi kualitas yang ada pada kain satu ini lebih baik.

Viscose terbuat dari bahan serat sintesa celulosa organic atau dengan kata lain tidak alami karena buatan manusia. Namun kain ini memiliki kelebihan sebagaimana yang ada pada kain dengan serat alami. Kelebihan viscose, antara lain lebih tahan dengan kelembapan tinggi, warna kain yang lebih cemerlang, serta terasa lembut saat dipakai. Harga kain ini cukup mahal dan jarang ditemui di pasaran. Karena itu jenis bahan kaos satu ini memang jarang ditemukan pada produk kaos yang beredar di pasaran.

Jenis Kain Bahan Kaos
Beragam warna kaos. Sumber Unsplash

Itulah beberapa jenis kain bahan kaos yang bisa dijadikan pilihan bahan untuk pembuatan kaos. Kaos yang berkualitas tentu kaos yang nyaman dipakai, awet serta memiliki warna yang tidak lekas pudar baik pada warna dasar kaos atupun warna sablonannya. Dari masing-masing jenis kain bahan kaos yang telah diulas diatas tentu memiliki kelebihan dan kekurangan.

Apapun bahannya yang paling utama adalah kualitas dan kenyamanan. Jika anda berkeinginan membuat seragam kaos dengan kaulitas terbaik, anda bisa mempercayakan pembuatan kaos seragam pada perusahaan jasa konveksi seragam yang berpengalaman yakni IndoGarmen. Terima kasih.

Open chat
Klik langsung pesan baju