Pakaian merupakan kebutuhan asasi manusia sebagaimana tempat tinggal dan kebutuhan makan. Karena itu pakaian merupakan sesuatu yang setiap saat dibutuhkan. Dalam perkembangannya, pakaian tidak hanya memiliki fungsi menutup tubuh saja, namun ada nilai seni yang dijual. Karena itulah banyak pelaku bisnis pakaian memaksimalkan digital marketing untuk bisnis clothing yang dibangunnya.

Bisnis Clothing Line

Digital Marketing Untuk Bisnis Clothing
Bisnis clothing line sangat menjanjikan. Sumber Unsplash

Clothing adalah sebuah bisnis branding pakaian, dimana setiap brand yang dikeluarkan memiliki ciri, identitas dan aliran yang khas dan memiliki nilai jual yang tinggi untuk kalangan tertentu. Biasanya kalangan yang menggeluti hal ini bail itu produsen maupun konsumen adalah kalangan muda. Dan yang lebih spesifik lagi adalah komunitas.

Bisnis clothing sendiri merupakan bisnis yang lebih mengutamakan desain dan kualitas. Selain itu popularitas dari brand juga harus dibangun. Bahkan untuk mendongrak popularitas brand, tidak jarang para pelaku bisnis ini menyewa artis atau tokoh muda untuk dijadikan model, atau dalam istilah populernya adalah endorse.

Mengapa Harus Bisnis Clothing ?

Sebenarnya bisnis pakaian sendiri ada bermacam-macam ‘cabang’ dan masing masing berjalan dengan alurnya sendiri. Semisal butik, penjualan pakaian tradisional, konveksi seragam, pakaian muslim dan sebagainya. Namun mengapa yang dibahas pada artikel ini adalah bisnis clothing? Ini penjelasannya !

1. Passionable

Bisnis clothing terkadang sangat menyenangkan bagi sebagian orang. Memang pekerjaan yang paling enak adalah ketika menyalurkan hoby dan dibayar. Bisnis clothing biasanya sangat digemari oleh orang-orang muda yang memiliki hoby desain grafis baik itu desain grafis digital maupun desain manual seperti grafiti atau mural.

Dari orang-orang seperti itulah bisnis clothing berkembang karena akan selalu menelurkan karya baru yang lebih fresh dan mampu mengikuti perkembangan trend di masyarakat. Selain itu para pemuda yang menggandrungi style tertentu seperti gaya hip-hop, punk dan sebagainya juga menyukai bisnis ini. Mereka mengekspresikan gaya mereka sembari berbisnis.

2. Target Market Jelas

Dengan bisnis clothing, anda sebenarnya sudah memiliki target market yang jelas. Apalagi di kota Jogja yang memiliki banyak komunitas yang aktif. Secara umum memang yang menyukai produk clothing adalah anak-anak muda. Namun ada target yang lebih spesifik lagi seperti komunitas dakwah dengan kaos dakwahnya, komunitas sepeda motor, atau penggemar Didi Kempot dengan Sobat Ambyarnya dan beragam komunitas lainnya.

Anda bisa memanfaatkan momen dan tempat yang tepat. Bisnis clothing ini tidak seperti bisnis atribut partai yang hanya berjalan selama lima tahun sekali, namun setiap hari anda bisa mengambil peluang. Hanya saja butuh kejelian dalam melihat peluang tersebut. Karena itu dalam bisnis clothing diperlukan riset dan test ppasar riset lagi dan test pasar lagi, begitu seterusnya.

3. Tidak Lekang Oleh Zaman

Model pakaian selalu berubah-ubah setiap zaman. Namun untuk clothing yang produknya hanya sebatas untuk kaum muda setiap tahun tidak mengalami perubahan bentuk yang signifikan. Terutama untuk produk seperti T Shirt. Biasanya yang berubah hanyalah sablonan yang tertera pada T Shirt atau kaos tersebut. Karena itulah produk clothing atau distro di dominasi oleh produk kaos.

4. Kompetitor Sedikit

Meskipun banyak orang yang menggeluti bisnis clothing, namun anda bisa mengkondisikan agar kompetitornya hanya sedikit. Bagaimana caranya? Seperti yang sudah di bahas sebelumnya, clothing line memiliki target market pada segmen khusus. Seperti hanya melayani konsumen dari komunitas sepedamotor, atau hanya memproduksi kaos dakwah, dan sebagainya. Anda bisa menciptakan segmen pasar anda sendiri. Tentu saja hal ini harus melalui beragam riset.

Digital Marketing Untuk Bisnis Clothing

Jika telah mantap dengan bisnis clothing line nya, maka langkah selanjutnya adalah pemasaran. Segmen anak muda yang tidak lepas dengan dunia digital tentu mengharuskan anda masuk dan melakukan usaha marketing di dunia digital. Beberapa usaha yang bisa anda lakukan adalah dengan melalui media sosial, website dan juga konten iklan atau SEO.

1. Media Sosial

Anda bisa memulai pasar anda di media sosial. Dengan biaya murah namun memiliki jangkauan luas, media sosial bisa efektif untuk digunakan sebagai media promosi. Banyak sekali media sosial yang bisa anda gunakan. Dengan modal kemampuan desain yang dimiliki tentu saja hal ini menjadi mudah untuk dilakukan.

2. Website Penjualan

langkah yang lebih advance adalah dengan membuat website openjualan. Namun bagi anda yang masih pemula tidak salah untuk membangunnya. Website selain sebagai gerai online juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana berbagi pengalaman dan juga review produk melalui tulisan. Nilai lebih yang anda dapatkan ketika membangun website adalah perusahaan anda akan lebih dikenal sebagai perusahaan profesional.

Yang menjadi nilai jual bisnis clothing adalah desain. Sumber Unsplash

3. Optimasi atau Iklan

Jika website sudah terbentuk dengan sempurna, maka langkah selanjutnya adalah dengan mengiklankan produk pada website melalui iklan Google. Langkah ini memang efektif untuk mendongkrak kunjungan website melalui pemilihan kaya kunci yang tepat. Namun anda perlu membayar pihak Google secara kontinyu agar iklan selalu tayang. Hal ini juga berlaku pada media sosial.

Cara lainnya adalah dengan melalui optimasi website pada mesin pencari. Anda bisa mempercayakan pengerjaannya kepada penyedia jasa SEO Jogja yang anda percaya. Cara ini garis besarnya adalah mengemas website anda menjadi layak di tampilkan di halaman utama mesin pencari ketika terdapat pencarian dengan kata kunci tertentu. Maka bisa dikatakan, dengan teknik optimasi ini website anda akan semakin berkualitas. Untuk hasil yang baik maka bisa menggunakan kombinasi keduanya. Tetapi anda harus mempersiapkan dana yang lebih besar tentunya.

Open chat
Klik langsung pesan baju